• SMK SUNAN GIRI MENGANTI
  • INOVATIF KREATIF KOMPETEN

JADILAH PENDIDIK YANG BENAR ATAU TIDAK SAMA SEKALI

Hasil gambar untuk ppdb zonasi

Suatu pagi dua pendidik itu berbincang bincang ringan tentang PPDB zonasi.
kata sang guru A : Tugas guru itu merupakan, profesi yang
mulia. yaitu ketika mereka mampu mendidik, mencerdaskan dan memuliakan siswa yang "belum paham". menjadi anak yang paham dan berilmu . Dan itu penuh tantangan yang tidak mudah, butuh keuletan dan kesabaran dalam membersamai anak anak.  kalo hanya mencari bibit lulusan smp yang pintar saja kapan yang bodoh bisa mendapat kesempatan yang sama ? (pintar)

Betul itu. kata guru B
saya sempat ngobrol sama guru di SMA N favorit di tempatku. Sengaja  saya ajak ngobrol tentang sistem ZONASI,ternyata guru ASN satu ini  gak suka dengan sistem zonasi. karena yang masuk disekolah ini anaknya "dibawah rata rata kemampuan intelektualnya", dia tidak suka.

sepertinya yang bersangkutan ini pengennya ngajar anak yang pinter2 saja.
(dalam hati saya berguman ) eehh....lha kog gitu. kalau yang kita didik adalah bibit unggul guru model apa saja mereka (para siswa akan mudah  berjalan dengan sendirinya) ( AUTO PILOT)

Alhamdulilahnya saya mengajar di Sekolah Swasta,mendapat siswa yang beragam, tapi kami menganggapnya semua sebagai anak bangsa yang punya harapan yang sama, untuk meraih cita cita demi kemajuan masa depannya. komentar guru A

 Hasil gambar untuk pendidik bukan pengajar

Sahabat pendidik Indonesia ......................... sebagaimana komentar guru A dalam dialog ringan itu,
Begitulah seharusnya paradigma seorang pendidik (tidak pilih pilih siswa).


Tugas pendidik adalah menjadi agen perubahan ahklaq ( budi pekerti jarene wong nasionalis).

Agen perubahan yang bagaimana ? yakni merubah dari tidak baik menjadi baik dari yang baik menjadi lebih baik.
dari yang tidak benar kita antarkan di gerbang kebenaran dan dari yang benar untuk kita dorong menjadi manusia yang berprilaku benar.

 

Berbeda dengan tipe guru pengajar.... Dia datang sesuai permintaan bahkan terkadang tidak sesuai.
Iso gak iso karepmu (bisa ndak bisa terserah), sing (yang) penting sudah saya ajar. menggugurkan kewajiban karena mendapat gaji

Pengajar model dan tipe ini : Bayaran (gaji) menjadi prioritas utama, TPP(tunjangan Profesi Pengajar menjadi topik diskusi penting buat mereka dan apabila berkas pengajuan TPP tidak valid atau belum valid, bisa-bisa orang satu sekolah di buat bingung oleh nya. semua mendengar keluan sang guru dan kebingungan yang bersangkutan.

Semua diajak curhat, diajak diskusi dan tanya kesana kemari bagaimana kok bisa tidak valid atau belum valid, hampir semua orang di kantor sekolah ikut berpikir dan di buat bingung oleh yang bersangkutan.

Untuk keperluan munculnya tunjangan terkadang tidak sungkan sungkan  ia meninggalkan kelas yang menjadi tanggung jawabnya sampai urusannya tuntas hanya untuk mengurus berkas yang belum valid.

Namun demikian, sangat berbeda  jika TPP sudah cair, hampir tidak ada guru yang mendengarnya, rapat sekali penjagaan infonya,agar tida di ketaui oleh siapapun kalau TPP nya sudah Cair.

Tiba-tiba tangan nya menjadi tangan petinju.( menggemggam erat kuatir dana TPP di mintai shodaqoh untuk yatim piatu, dan takut kalau harus berbagi) gerakan silent dan diam seribu bahasa adalah jargon utamanya. ( kalau bisa diam kenapa harus teriak beda dengan saat berkas belum valid) Hasil gambar untuk tpp tidak cair

Apakah tidak boleh TPP, bayaran,gajian di perjuangkan?.....jawabanya sangat boleh bahkan harus, akan tetapi jadikanlah imbang antara tugas kita dan kewajiban kita dalam mendidik dengan apa yang ingin kita dapatkan. jadikanlah berimbang antara suara saat belum cair dengan ketika sudah cair ( berbagi kepada yang membutuhkan)

Sahabat pendidik Indonesia......
Sesungguhnya kita itu bekerja untuk diri kita sendiri walaupun faktanya kita ikut lembaga pemerintah atau yayasan
Karena kerja itu hakekatnya ikut diri sendiri, maka, giatlah, kreatiflah, semangatlah dengan apa yang menjadi tanggung jawab kita.yakni mendidik , jangan berharap kaya jika orientasi anda masih mendidik. 
yaqinlah bahwa Gusthi alloh mboten sare.(tidak tidur)

Jika tidak didapatkan di sekolah alloh akan bayar dari pintu pintu rezeki yang berbeda. apa yang anda kerjakan di sekolah untuk siswa atau di kantor untuk kegiatan kantor anda, semua akan berbayar tunai


Semangat pagi bapak ibu pendidik, semangat mengabdi pada Illahi, ingatlah !!!!! dari tangan tangan lembut anda di ruang ruang kelas yang saat ini anda pegang, DISANALAH masa depan anak bangsa ini dipertaruhkan.

Jika masih ingin menjadi guru dan pendidik yang benar 

Jadilah pendidik yang "benar" atau tidak sama sekali.

Wallohu a'lam bishowab
Mhn maaf hanya untuk menyemangati diri sendiri. jika tulisan ini tidak penting abaikan saja

PAK J

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Sosialisasi dengan Wali Murid

Implementasi program kerjasama dengan DUDIKA dengan pembiasaan ketertiban dan pendidikan karakter yang baik bagi siswa Dalam hal ini sekolah mengundang wali murid SMK hadir pada kegiata

20/08/2022 19:49 WIB - adminSMK
Kunjungan dan silaturahim Dr. Sufi Imran Azom dari Aslamiyah Foundation London United Kingdom di SMK Sunan Giri Menganti

Kunjungan dan silaturahim Dr. Sufi Imran Azom dari Aslamiyah Foundation London United Kingdom di SMK Sunan Giri Menganti 5/8/2022 diawali dengan melihat bengkel Tbsm yang memiliki produ

07/08/2022 18:43 WIB - adminSMK
KEJURPROV KICK BOXING KAB. GRESIK

             Salah satu ketercapaian prestasi yang diraih SMK Sunan Giri Menganti adalah Kejuaraan Kick Boxing yang diselengg

01/07/2022 18:20 WIB -
SMK Sunan Giri Menganti Gresik Peduli Generasi Muda & Generasi Keluarga

Salah satu bentuk karya nyata SMK Sunan Giri Menganti Gresik sebagai langkah sumbangsih dalam mencetak generasi muda dan keluarga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabup

29/06/2022 13:39 WIB -
MENDOBRAK PARADIGMA VOKASI SMK

Hari ini 13 April 2022 adalah waktu tunggu yang sudah tunai. Ibarat orang berpuasa itu, saat ini adalah waktu berbukanya, walaupun yang di janjikan berupa la' alakum tatakun ( ketakwaa

14/04/2022 12:50 WIB -